Renovasi Rumah Lebih Murah dengan Semen Indokon

Musim hujan sebentar lagi sampai puncaknya. Padahal, baru hujan sedikit saja, rumah saya sudah bocor dan airnya merembes sampai ke dinding. Kalau dibiarkan, akan makin parah. Oleh karena itu saya mau renovasi saja. Agar cepat, saya gunakan semen instan indokon. Selain cepat, menghemat biaya juga bisa! Bagaimana bisa?

Menggunakan Semen Instan Lebih Praktis dan Hemat
Anda pasti bingung kenapa saya lebih memilih menggunakan semen instan dibanding semen biasa. Sebenarnya, bukan Anda saja yang bingung, keluarga saya juga begitu. Bahkan mereka tak yakin dengan kualitas semen tersebut. Tapi, berkat pengalaman saya sebagai seorang developer bangunan meski cuma sebentar, saya menepis keraguan tersebut.

Pada semen instan ini, sudah tersedia seluruh materail yang dibutuhkan. Jadi, saya tak butuh lagi materail lain yang banyak. Hanya dengan mencampurnya pakai air, beton ini sudah siap digunakan. Selain itu, saya juga bisa menggunakan tukang yang belum terlalu mahir dalam mencampur adonan semen.

Sebab, penggunaan semen instan ini tidak perlu mengira-ngira berapa takarannya. Sebab, komposisi semen tersebut sudah pas. Selain itu, saya juga tak perlu mengatur kapan jadwal pengiriman materail seperti pasir, semen dan batu lagi. Sebab, cukup satu kali pemesanan, semua sudah ada.

Materail tersebut juga tak akan tercecer dan pemindahan barangnya jadi lebih mudah sehingga saya tak perlu bayar uang berlebih. Bagaimana dengan kualitasnya? Jangan salah, meski instan, kualitasnya juga sangat bagus. Beton instan ini bisa digunakan untuk berbagai proyek pembangunan. Bahkan, pembangunan gedung bertingkat pun menggunakan ini.

Kelebihan Lainnya
Selain bisa lebih hemat dan praktis, penggunaan semen instan ini juga sangat membantu saya dalam berbagai hal. Misalnya saja, waktu pengerjaan renovasi rumah jadi lebih cepat karena koordinasi pekerjaan tak perlu lama. Dengan begitu, saya tak perlu menggaji orang lebih mahal. Selain itu, kebersihan tempat tinggal juga lebih terjaga.

Sebab, di sekitar rumah tak ada batu dan pasir yang berceceran layaknya menggunakan semen biasa untuk membuat beton. Hal ini tentunya berbahaya untuk yang memiliki anak balita, kan? Yah, meski di rumah saya sendiri belum ada balita, bukan berarti saya juga mau semua berantakan dan menimbulkan bahaya.

Satu lagi kelebihannya, saya bisa mengontrol pemakaian bahan bangunan lebih baik dibanding bila menggunakan semen biasa. Selain itu, mutunya juga terjamin dan pas untuk digunakan di segala jenis proyek baik yang besar apalagi hanya untuk memperbaiki rumah saja.

Berapa Kisaran Harganya?
Kalau ditanya berapa harga yang harus dikeluarkan untuk ini, sekali lagi sebagai orang yang pernah bekerja sebagai developer bangunan, saya menyarankan penggunaannya karena cukup terjangkau. Harga semen ini tergantung dari jenis yang Anda pilih. Misalnya bila ingin menggunakan jenis biasa atau Beton Instan BO, Anda hanya perlu membayar Rp40.000,-.

Sedangkan bila ingin memakai kualitas menengah, Anda bisa memilih beton instan tipe K-175, K-225, K-300, K-350 dan K-400 saja. Harga dari semen instan ini berkisar antara Rp43.000,- hingga Rp47.000,- per saknya. Sedangkan mau kualitas bagus, Anda bisa memilih beton tipe K-500. Harganya hanya sekitar Rp65.000,- saja per sak.

Kalau ditanya lebih murah mana dibanding semen biasa, harga semen Indokon ini sama saja. Tidak jauh berbeda. Tapi, Anda bisa mendapatkan berbagai kemudahan yang belum tentu bisa Anda dapatkan di semen lain. Selain itu, Anda juga tak perlu lagi membeli batu dan pasir untuk campuran beton. Tinggal campur air saja, sudah selesai!
Diberdayakan oleh Blogger.